Tampilkan postingan dengan label harga karung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harga karung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juli 2019

Macam - Macam Karung Beras & Penjelasan Manfaat Terhadap Karung Beras


Distributor Karung Beras Murah - Lim Corporation

Karung plastik termasuk suatu kemasan yang berwujud kantong yang termasuk kedalam hasil rajutan yang bentuknya melingkar. Karung plastik termasuk suatu pengganti karung goni yang mulanya dipergunakan untuk mengemas berbagai bahan baku ataupun hasil bumi. Sebab bahannya yang ringan serta lebih tahan saat terkena air daripada dengan karung goni, karung plastik kalau dalam kurun waktu yang cukup singkat sudah menggantikan fungsi ataupun kegunaan dari karung goni di berbagai jenis macam usaha produksi.

BACA JUGA:


Pengertian Karung beras
Apakah yang dimaksud karung beras? Karung beras sendiri pada dasarnya dapat dikatakan sebagai tempat ataupun wadah guna menyimpan suatu barang maupun produk. Dalam memproduksi sebuah produk, kemasan menjadi suatu bagian yang penting dari suatu produk yang bakal dipasarkan ataupun dijual nanti. Pemakaian kemasan pula dapat menjadi nilai tambah pada produk yang bakal di pasarkan supaya terlihat lebih bagus dan menarik di mata para konsumen.
Kegunaan Karung Beras
Fungsi atau kegunaan karung beras yaitu sebagai wadah ataupun tempat guna hasil panen petani, seperti contohnya beras, umbi-umbian, ataupun karung beras pun dapat dipergunakan untuk djadikan tempat atau wadah sayuran juga. Tetapi, karung beras tak dapat dipergunakan dalam permainan lama seperti balap karung, sebab karung beras agak kaku serta pula tak begitu kuat, kalau dibandingkan dengan karung goni. Karena karung goni memiliki daya tahan yang lebih kokoh daripada dengan karung beras.

1. Karung Laminasi

Karung ini termasuk dalah satu jenis karung plastik yang diberikan sentuhan laminasi dengan memakai teknik sablon ataupun juga printing. Karung laminasi amat cocok untuk para penjual yang mempunyai produk. Karung laminasi bakal mengenalkan produk-produk Anda ke para pembeli dengan gampang. Anda bisa meggambarkan produk yang ada di dalam karung itu sendiri secara langsung. Karung laminasi sangat cocok guna Anda yang sedang berjualan beras ini. Karung laminasi akan menampilkan desain yang sangat variatif serta warna, hal tersebut pastinya bakal menarik para pelanggan atau membeli beras yang tengah Anda tawarkan. Karung beras laminasi amat cocok kalau pasar Anda berasal dari kalangan menengah hinga kalangan atas.

2. Karung Transparan

Nah, untuk jenis karung beras yang kedua ialah karung transparan. Karung jenis ini ialah sejenis karung yang nampak tembus pandang. Karung transparan akan memungkinkan orang guna melhat langsung apa isi dari barang yang berada dalam karung. Karung transparan ini umumnya dipergunakan untuk menyimpan beras. Kesan yang tak begitu mewah mengakibatkan karung ini amat pas digunakan untuk dijadikan karung beras dengan mutu dan kualitas yang tak begitu baik.


3. Karung Putih Polos

Karung polos termasuk salah satu jenis karung plastik yang tak lebih tebal daripada dengan karung transparan. Cuma saja, karung ini tak mempunyai gambar sebagaimana dengan karung laminasi. Kalau sasaran pembeli dari beras yang sedang Anda tawarkan ialah kelas menengah kebawah, jadi karung ini amat pas untuk Anda pergunakan.

4. Karung Krem

Karung jenis ini temasuk kedalam salah satu karung yang dibuat dari bahan campuran daur ulang. Umumnya dipergunakan oleh pabrik pupuk, kelapa sawit, petani garam, batubara, cangkang kelapa, serta yang lainnya. Jenis karung krem ini termasuk dalam jenis karung plastik yang dirasa berharga murah kalau dibandingkan dengan karung-karung jenis lainnya. Karung jenis ini tak begitu banyak dipergunakan untuk kemasan barang pabrikan. Namun lebih banyak dipakai guna pengemasan hasil pertanian maupun juga pertambangan.

Ciri atau spesifikasi yang perlu dimiliki oleh karung beras untuk dijadikan tempat atau wadah pengemas beras yang bisa berpengaruh pada tingkat daya beli konsumen, yakni antara lain :

1. Kualitas bahan yang dipergunakan haruslah kuat, tak begitu tipis, tak gampang sobek ataupun bocor serta dapat menahan beban berat beras tersebut. Serta juga yang tak kalah penting, bahan yang dipakai perlu juga bersifat netral, tak boleh bereaksi dengan beras-beras lain serta aman untuk digunakan.

2. Hal yang pertama kali akan ditengok oleh para pembeli ataupun konsumen terhadap suatu produk yang baru ialah bentuk kemasannya. Desain pada kemasan yang begitu menarik, cenderung akan menajdi pertimbangan para konsumen dalam memilih sebuah produk, kalau Anda menginginkan produk Anda kelak diminati oleh banyak orang, buatlah desain untuk kemasan yang bagus dan unik, menarik serta juga eksklusif, sehingga orang-orang bisa percaya pada merk Anda.

3. Sesudah menengok pada desain kemasan, umumnya orang bakal cenderung membaca apa yang dituliskan pada kemasan tersebut. Lebih baik pakailah tulisan yang tak terlalu panjang namun singkat, jelas serta padat yang dapat menggambarkan aspek keseluruhan dari produk Anda secara singkat.

4. Pilihlah warna yang gampang di ingat oleh para konsumen Anda atau minimal membuat mata konsumen Anda sejuk ketika memandangnya, jadi orang bakal mengingat-ingat produk Anda, saat orang itu lupa dengan nama beras dari produksi Anda.


5. Jangan lupa juga untuk menyertakan kode produksi, izin produksi serta juga kelengkapan administrasi yang lainnya, agar orang-orang percaya pada legalitas produk yang Anda jual.

Di era globalisasi seperti sekarang ini, msudah makin ketat persaingan didalam dunia industri yang akan mengakibatkan Anda perlu makin pandai dalam hal menciptakan bermacam jenis kemasan yang sebagus dan semenarik mungkin. Seperti pemakaian karung beras yang beraneka ragam jenis dan bentuknya serta juga warna yang diproduksi guna memenuhi berbagai jenis macam keperluan.

Sekarang ini pastinya telah banyak berbagai jenis dari karung beras yang sudah beredar luas di pasaran. Adanya kemajuan teknologi pula berperan sangat penting dalam menciptakan sesuatu baru yang akan lebih baik lagi. Mungkin kini kebanyakan orang cuma mengenal jenis karung beras putih polos dan karung goni saja. Namun, dengan adanya teknologi yang mana Anda dapat menciptakan jenis karung beras yang akan lebih menarik lagi, dengan berbagai warna serta gambar yang juga menarik untuk dipandang.


* Ingin info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargakarungberas

Apabila Anda Membutuhkan dan Ingin Memesan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, atau Karung Polos untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami pada hari dan jam kerja melalui (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Catatan:
– Minimal order 5.000 lembar
– harga netto (tidak termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Jumat, 21 Desember 2018

Teknik Pemupukan Tanaman Padi Yang Luarbiasa Namun Tak Semua Orang Mengetahuinya

Distributor Karung Beras & Karung Plastik - Lim Corporation

Padi menjadi salah satu tanaman yang terpenting dalam kehidupan kita. Sebutan Padi dari bahasa latin disebut dengan sebutan Oryza sativa L. Walaupun tanaman padi mengacu pada jenis tanaman budidaya, padi juga bisa dipakai untuk mengacu pada jenis dari marga genus yang sama, yang umumnya disebut sebagai padi liar. Tanaman padi berasal dari India atau Indocina dan masuk ke negara Indonesia dibawa oleh nenek moyang yang migrasi dari Asia sekitar 1500 Sebelum Masehi.

Bila anda sekarang adalah seorang petani maka anda tau bagaimana cara menanam dan merawat padi supaya mendapatkan panen yang berkualitas. Saat ini kita akan membahas perihal bagaimana cara memberi pupuk pada padi supaya mendapatkan panen yang berkualitas tinggi sehingga harganya dipasaran mahal.

Baca Juga:
Pupuk adalah sebagai sumber hara untuk tanaman padi yang berperanan penting dalam meningkatkan produktivitas tanaman pangan. Masalahnya adalah penggunaan pupuk kimia secara terus menerus pada dosis yang tinggi bisa berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar, dan menurunkan tingkat efsiensi penggunaan. Berkaitkan dengan hal – hal berikut maka perlu untuk meningkatkan keefsiensi pemupukan dengan cara mengelola pupuk secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kondisi lahan agar menjadi lebih  produktivitas tinggi.

Berikut ini beberapa faktor yang akan menentukan keefsiensi penggunaan pupuk antara lain:
1. macam tanah
2. pengelolaan hama dan penyakit
3. varietas padi
4. waktu pemberian pupuk
5. musim dan waktu tanam
6. sumber/macam pupuk
7. tataguna air
8. rotasi tanaman, dan
9. pengendalian gulma.

Pemupukan ditingkatkan dengan cara – cara seperti berikut ini, yaitu :

1. Pupuk setelah disebar rata kemudian dicampur atau diaduk dengan lumpur, misalkan pemupukan bersamaan dengan menggaru atau melandak rumput, sehingga kehilangan pupuk tidak akan terjadi.

2. Pemupukan dilakukan saat air tidak mengalir, tetapi saat tanah dalam keadaan macak – macak, sehingga pupuk yang larut bisa cepat diikat oleh partikel – partikel halus dalam tanah.

3. Penetapan kebutuhan dan waktu pengaplikasi pupuk berdasarkan dari alat bantu seperti contohnya bagan warna daun untuk pupuk Nitrogen.

Hasil penelitian menjelaskan, pemakaian Bagan Warna Daun (BWD) dalam sebuah kegiatan pemupukan N bisa menghemat penggunaan pupuk urea sebanyak 15 – 20% dari takaran yang umumnya dipakai petani tanpa menurunkan hasil.


Teknik pemupukan tanaman padi

Teknik pemupukan tanaman padi emanglah cukup relatif, tidak ada ukuran secara pasti dari dosis dan waktu yang ditentukan, karena banyak sekali faktor yang harus diketahui. Struktur tanah dengan kondisi dari unsur hara yang berbeda – beda di tempat satu dengan yang lainnya, tentu memerlukan teknik – teknik yang berbeda dalam proses pemupukan tanaman padi.

Teknik 1
Bila anda bisa kombinasi pupuk tunggal ( Urea, SP-36 dan KCI ) perbandingan pupuk masing – masing jenis per hektarnya adalah sebagai berikut :

1. Pupuk Nitrogen (Urea) diberi sekitar : 200 kg – 250 kg
2. Pupuk Phospor (SP36) : 100 kg – 150 kg
3. Dan Pupuk Kalium (KCl) diberi sekitar : 75 kg – 100 kg.

Teknik 2

Bila anda memakai dosis pupuk seperti dosis diatas ( urea, SP36 dan KCI ) dan dengan pengecekan warna daun dengan memakai Bagan Warna Daun (BWD), kita dapat melakukan cara tanam seperti berikut ini :

1. Sebelum menanam 1 hari sebelumnya terlebih dahulu, sebarkan pupuk SP36 hingga 100 persen.

2. Sesuda berumur 1 minggu, anda dapat menyebarkan pupuk urea 30 persen dan KCl 50 persen.

3. Setelah proses ini, selanjutny yaitu pengecekan ( tes ) terhadap warna dari daun dengan BWD setiap seminggu sekalinya. Yang perlu anda amati ialah, semisalnya cek dulu apakah anda perlu penambahan urea atau tidak, Apabila memang dirasa perlu melakukan penambahan urea kira – kira 10 persen saja. Lalu lakukan pengecekan secara rutin seta berkala sampai tanaman padi sudah mencapai umur 40 hari.

4. Apabila telah mencapai umur 1 bulan anda dapat berikan lagi KCl 50 persen.

jual karung beras & karung plastik
Info selengkapnya mengenai harga Karung Beras klik DISINI

Jika anda membutuhkan dan memerlukan Karung Beras untuk produk beras hasil panen dengan harga murah atau untuk lainnya silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan hari besar TUTUP).

Customer Service 
Telp : 031 - 8830487
Mobile : 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan :
– Minimal order 5.000 lembar
– harga netto (tidak termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Jumat, 03 Agustus 2018

Petani Harus Tau? Inilah 3 Penyakit Yang Bisa Terjadi Pada Tanaman Padi Anda


Dalam budidaya tanaman padi, pasti tak akan terlepas dari ancaman penyakit yang sering menyerang tanaman padi. Oleh karen itu diperlukan diketahui petani untuk bisa mengenal jenis-jenis penyakit tanaman padi supaya petani bisa mengidentifikasi dan bisa menerapkan pengendalian secara tepat, cepat, dan akurat.

I). Hawar Daun Bakteri
  Penyak berikut ialah hawar daun, ini merupakan bakteri yang tersebar luas dan dapat menurunkan hasil panen yang cukup signifikan. Penyak berik menyerang saatkeadan musim penghujan atau musim kemaraui yang basah, terutama pada lahan sawah yang selalu tergenang dan kandungan pupuk tinggi. Penyakit ini disebabkan bakteri Xanthomonas campestris pv oryzae.


II). Pembusuk Batang
  Busuk batang merupakan penyakit yang menginfeksi ke bagian tumbuhan bagian kanopi dan menyebabkan tanaman menjadi mudah rebah. Tuk cara mengamati penyakit ini bisa dengan membuka kanopi pertama terlebih dahulu. Oleh karenai itu perlu waspada jika terjadi rebah pada Tumbuhan, tanpa sebelumnya terjadi hujan dengan angin yang kencang.

Baca Juga :




III). Penyakit Tungro
  Penyakit tungro asal dari virus yang tertularkan oleh wereng hijau, yakni Nephotettix impicticeps. Hama wereng bisa menyebapkan tanaman padi terserang virus setelah tanaman terhisap oleh hama wereng. Penanganan bisa dgn menanam paditahan wereng seperti Kelara dan mengendalikan vektor virus tersebut.




* Info selengkapnya mengenai harga Karung klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan dan Ingin Menggunakan Karung beras untuk pengemasan ketika pasca panen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan hari besar TUTUP).

Customer Service :
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email : limcorporation@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan : 
- Harga ntteo
- Minim Order 5000 Lembar
- Harga sewaktu - waktu bisa berubah, tanpa pemberitahuan
- Harga franco surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)